Hari Haru
Karya : Febrian
Ketika burung
telah berkicau diatas ranting kering
Pohon-pohon yang tandus mewakili perasaan hati yang teriris perpisahan ini
Tetapi aku menangis pun tiada berguna
Kita takkan bisa menghindari pedihnya hari ini
Sebab kita berpisah karena waktu
Pohon-pohon yang tandus mewakili perasaan hati yang teriris perpisahan ini
Tetapi aku menangis pun tiada berguna
Kita takkan bisa menghindari pedihnya hari ini
Sebab kita berpisah karena waktu
Perih
getirnya perpisahan tak dapat kau tutupi
Air mata tampak sudah menggantung
Kau dekap aku, kau peluk aku
Dan kau genggam jemariku
Sebagai salam perpisahan
Air mata tampak sudah menggantung
Kau dekap aku, kau peluk aku
Dan kau genggam jemariku
Sebagai salam perpisahan
Ketika kau
lantunkan senandung lagu
Aku sadar bahwa ini awal dari pertemuan kita di lain waktu
Dengan berat hati
Aku telah merelakan perpisahan ini
Aku sadar bahwa ini awal dari pertemuan kita di lain waktu
Dengan berat hati
Aku telah merelakan perpisahan ini
Di
dalam rinduku
Masih terngiang nyanyianmu
Lagu yang begitu indah
Lagu yang penuh haru
Dan lagu yang penuh kenangan kita
Masih terngiang nyanyianmu
Lagu yang begitu indah
Lagu yang penuh haru
Dan lagu yang penuh kenangan kita
Di hari yang penuh
haru ini
Aku berharap
Kasih sayang kita takkan lenyap dan terlupakan
Seiringnya waktu
Aku berharap
Kasih sayang kita takkan lenyap dan terlupakan
Seiringnya waktu

0 komentar:
Posting Komentar